Huft.. menghela napas lagi, untuk yang kesekian kali. Aku tak tahu, mungkin aku yang salah. Mungkin sikapku yang tidak wajar. Mungkin aku yang kurang ajar. Entah kenapa sikapku selalu penuh cela di mata kakakku. Why why why, often i have to ask myself. Secara refleks aku berpikir, apa yang salah kali ini, mengapa dia selalu seperti itu, menganggapku cacat.
Flashback kejadian sore ini, aku masuk ke kamar kakak. Lalu menyapanya, asked her, sudah beli kado untuk mba mita yang mau nikah belum. Aku sudah bertanya dengan nada kalem, sesopan mungkin, seolah aku bicara pada dosen yang paling tua yang pernah kujumpai. But her answer sangatlah ketus, singkat. What's wrong?
Lalu, beberapa waktu setelahnya, aku bercerita padanya tentang tetangga kami yang menurutku punya symptoms gagal jantung, trus tanggapannya, ngomong apa sih kamu, bullshit. Oh my my my.. apa yang salah denganku? Tolong, berilah penjelasan, apa aku ini bangkai hidup yang harus seketus itu diperlakuin?
Trus dia tanya ke aku, lho kok mba mita baru keliatan yah sore tadi? Aku jawablah apa adanya sambil becanda, tadi mba mita sudah datang dari pagi. Mungkin pulang sebentar untuk ngehias tangannya, emangnya kamu?
Only statement seperti itu, langsung dia meradang. Apa urusanmu kalo aku g pernah keliatan? Apa urusanmu kalo aku dibenci gara2 aku antisosial? Haaaa.. oh my my, trus kami adu mulut. And i learnt that i shouldn't make any joke to her. Dan statement terakhirnya, dia bilang, orang kok waham kebesaran. Ahaha, dia ngomong ky gt ke aku, kutanggapi aja becanda, so masalah buat loo????
Huft.. ada yah ternyata, orang sesaklek itu.. or, mungkin posisi harus dibalik, ada yah, orang kayak aku, ini..
Aku harus hati2 sama bicaraku kayanya, di dunia ini ga semua orang bisa bersikap santai, menertawakan dunia, dan menikmatinya.. contohnya jelas banget, dia. Dia dan segala harga dirinya yang ga boleh ada orang yang menertawakan.. fyuh. Oh my my, once again.
Ada yang salah denganku?
5:07 AM |
Subscribe to:
Post Comments (Atom)






1 comments:
Sama sepertiku, orang yg gag mau kalah dan melakukan pembenaran atas diri sendiri :p
Post a Comment