Change

Ahaha.. berubah yuukkk.. deuh, sebenarnya malam ini rasanya galaaau abis. Bagaimana tidak, saya melihat kegembiraan membuncah dari orang2 yang tidak merisaukan eksistensi saya. Such unimportant feeling yah.
Story started from home till here, salatiga.. seperti apapun indahnya, berkilaunya, bagiku, yang paradise nya dunia tu ya rumah. Di sana ada bapak, ibu, adek, kakak, yang ga selalu happy tiap saat, tapi kami selalu ada untuk yang lain, menyayangi setiap anggota keluarga sebesar semua rasa yang bisa diberikan manusia kepada manusia lain, lebih malah.
Sampai di salatiga tiga jam setelah bertolak. Semangat tetap tinggi, untuk jualan di rs. Mau ngeluh, ngapain, toh beban juga segini2 aja, ga bakal berkurang. So i swallow it, and let it go. Setelah jualan 2 jam, aku mandi.. lalu menemukan inspirasi untuk novelku. I think every pieces of that novel come slowly, dan aku harus mulai menulis secepatnya. Aku tahu, jika aku tidak segera memulai, novelku tidak akan pernah berwujud. So, here i am. Trying to change everything.
Tak ada yang kuimpikan. Aku hanya ingin melakukan yang terbaik, dan benar.
:)

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 comments:

Post a Comment