Change please... :). Semngt. Ada waktu utk berubah.
Saturday night
Wow, ini postingan ketiga malam ini. Maklum, koas leyeh2, alias jaga igd tapi pasien sedikit. Sebenarnya banyak sih, tapi jam2 tertentu aja. Barusan aku nemenin temen maem, lalu tersadar, apa yang kulakukan padanya, berupa perdebatan dan pertentangan, adalah semata2 karena stigma. Omayyyg.. secara tanpa sadar aku termakan stigma yang orang buat tentang temanku ini. Semua hal baik yang seharusnya aku biasa2 aja, aku anggap itu sebagai kecacatan. Hey girl, please be objective. What u hear isn't always right. Gunain akal sehatmu donk, na. Tidak ada yang salah dengan dia, so, don't try to fake any fault only to justify what people said about her was right.
oiya, aku lagi menjalani program night food restriction. Engga bakal ada makanan masuk waktu malam hari. But why setiap niat diet begini perut malah ga bisa diajak kompromi ya? Ngeleh gini malahan. Hiks hiks.
Alright then, semangat, mungkin inilah yang disebut cobaan. Haahaaai. If i passed, then i won. If i failed, then i lose. :)
Ganbatte kudasaaii..
Jaga igd with dr. Aljuned
Nah, aku selalu ngerasa mendapat pengetahuan baru setiap jaga sama dr. Aljuned. Why so? Bcz beliau bisa melakukan banyak hal. Misalnya, untuk kasus2 histeria konversi, beliau ga ngasih obat, tapi beliau ngehipnoterapi tuh pasien. Aku selalu excited jadi penonton waktu beliau beraksi.
Dan satu jam yang lalu aku mencoba mengcapture dalam ingatanku step2 hipnoterapi yang beliau lakukan pada pasien. First, beliau memanggil pasien, dan menanyai namanya. Sebelumnya beliau bilang,"Mbak, ini saya dokter. Nama mbak siapa?"
Seperti itu. Lalu beliau berkata,"Mbak mau sembuh dari sakit mbak? Kalau iya, buka mata mbak. Saya hitung sampai 3 ya, dihitungan ketiga, mbak bisa membuka mata mbak."
Wuah, aku surprised. Pasalnya pasien datang kayak ga sadar gitu, dpanggil2 ga bangun, dicubit2 juga stay still. Eh digituin sama dr. Aljuned, melek juga.
Terus beliau mulai menenangkan pasien, membuat pasien rileks. Meminta pasien membayangkan tempat ternyaman, dengan warna yang paling disukai pasien lalu meminta pasien menghirup napas, yang kemudian udara tersebut berjalan melingkupi seluruh badan pasien hingga pasien merasa badan malas, tenang, lemas, dan rileks.
Sampai pasien benar2 berada pada state rileks, dan pasien dicek dengan menggerakkan jempol kirinya, beliau mulai mensuggesti identitas positif. Pasien diminta membayangkan di bahu kanan pasien adalah jati diri pasien yang buruk dan semua masalah pasien yang berat. Lalu di bahu kiri pasien adalah identitas pasien yang baru, seseorang yang bijaksana, positive thinking, optimis, dan bisa menyelesaikan masalah seberat apapun dengan mudah, dan hal ini adalah hal yang biasa.
Lalu setelah diulang2, pasien dibangunkan. Ya, seems different gitu lho ya. Tapi aku masih bisa ngeliat pasien agak tegang juga, soalnya dia nelen ludah beberapa kali selama dihipnoterapi.
Waktu pun berlalu, lalu kami membicarakan mengenai forex, or foreign exchange. Keren, beliau juga bisa main forex. Dan modal beliau sudah berubah menjadi berkali-kali lipat. He said, it is a fastest method to get money. Dan ini tu bukan gambling or playing, tapi ini bisa diprediksi dan dikalkulasi, bahkan dipelajari. Coba aja search cara membaca chart ala kg alias kang gun. Trus nanti belajar prakteknya pake metatrader yang demo account, supaya ga rugi beneran. Modal 500rb pun bisa loh.
Then datanglah seorang laki2, seems he's dr. Aljuned' friend, yang dokter juga, dan sedang menjalani residensi. Kereeenn. Kayaknya beasiswa depkes gitu. Soalnya beliau langsung S2 dan neliti tentang hubungan derajat kelemahan otot pada stroke dengan impotensi. Aku langsung mikir, simple ya penelitiannya. Cuma pake kuesioner juga, cheap and easy.
Cool experience tonight.
I hope i'll have another like this tomorrow..
Final week
Idealnya, minggu ini kusebut minggu ujian. But, bagiku ujian tidak seberapa pentingnya dibanding kenyataan bahwa inilah minggu terakhirku. Beraaat banget rasanya mau melepaskan dan meninggalkan stase ini. Cz this time, it is so much enjoyable. Dokternya awesome2 semua and bikin excited. Apalagi dokter terakhirku, dr. RASTRI. She's so awesomeeeeeee as a doctor and as a wife. Aku akan bercerita why i am so impressed by her.
First, beliau sangat sangat sangat care sama pasien. Sering kejadian beliau membahas pasien bernama x, yang masih beliau ingat, lalu beliau bertemu lagi dengan pasien itu, dan menyapa dengan ramah. Kalau memeriksa selaluu lengkap. Obat2nya juga beliau jelaskan kepada kami rasionalitasnya bagaimana. Lalu kepada pasien dijelaskan dan dibesarkan hatinya. Dasar teori beliau sangat kuat. Dan beliau selalu mengajarkan kepada kami, untuk memberi perhatian sepenuhnya ketika menangani pasien.
Kepada keluarga, beliau pun sangat keibuan, bijaksana, dan peduli. Pernah kemarin sore waktu kami sedang visite pasien, beliau ditelpon oleh anak beliau. Sambil menguping, aku mengerti bahwa beliau selalu mengajarkan kedewasaan dan reasonable way of thinking kepada anak2nya. Beliau berbicara ditelpon dengan tegas, dalam konteks anaknya mau ikut bimbel lain,"Kalau nanti adek ngeluh capek, ga kuat, ibu ga mau adek ikut les. Adek harus sadar sama fisik adek, bakal kecapekan atau engga, dan ga boleh ngeluh2 ya."
Something like that.
Keren kan?
Dan waktu kami maju tugas presus pun, she's doing so great, menjelaskan tentang pengalaman beliau di lapangan, dan menanyai kami, apa2 yang kami tidak tahu. Aku memaparkan mengenai irritable bowel disease. Dan beliau menceritakan pasien beliau di masa lalu, yang bisa diobati, yang diagnosisnya tidak ketemu2, dan akhirnya membahas kanker kaput pankreas. Meski kami tidak bisa menjawab, beliau langsung menjelaskan, tidak nge-judge kami. Nilai yang beliau kasih juga bagus. Coooolll..
Gemyuqqq
Oh maayyyy..dayyy.. sekarang julukan saya adalah obese! Shocking word!! Padahal beratku 50kg dg tb 157cm. Okelah, kadang fisik memang ga representatif berat badan.. duh.. jadilah sekarang aku mau bikin metode untuk kurus, tapi kali ini aku harus menepatinya, dengantarget berat badan42 kg lah ya, biar langsiiiing. Hohoho.
So, here i am.
Cara kurus yang berpahala: niatkan untuk puasa daud lillaahi ta'ala. Side effectnya kurus lah ya, no offense.
Next, banyak olahraga, senam di kos pake video utube, sit up biar perut kenceng.
Then, banyak makan sayur dan serat, serta minum air putih atau jus. Hindari makanan pedas, makanan manis, cemilan, atau es.
Kurangi tiduuurr.. aku pasti bisa cut jam tidurku. Bismillaah. Sekaranglah saatny membuat kebiasaan baru yang baik dan benar.
Oke.. itu aja dulu. Semoga bisa berjalan sebulan dua bulan ke depan. Kalo uda berhasil, evaluasi lagi.. kalo belum, evaluasi juga.. hoho.
Bismillaah..
Mari berlomba2 melawan hawa nafsuuu. Semangaaaaaat.
First day with dr. Rastri
Anyway, things never get better unless we change it.
Nah, here i am. Spending first day w/ dr. Rastri. Keren, and awesome, that's my first impression about her. Seru, dan yah, menyenangkan, di hari pertama ini. I think, every sp. PD has kinda special thing about them. Khususny beliau. Tingkat perhatiannya pada pasien, dan ingatannya itu lho. Kuat banget. Bahkan beliau bisa bercerita panjang lebar tentang pasien2nya yang sudah pulang atau yang pernah beliau rawat lalu berjumpa kembali di poli. Amazing, eh?
Dan hari pertama, hari yang if i may say, ehem.. ngantukan. :D
Lha masih kebawa suasana sama dokter sebelumnya. -____-"
Berubah yuk berubah.
Ini minggu ujian dan omg, belum persiapan apa2. -___-.
Duh, harus banyak berdoa nih, danharus mengubah pola tidur. Cut out my sleeping time. Berubah supaya bisa adaptasi dengan kondisi baru ini, whattt... cz follow upnya jam setengah 3 coba. Huft, just face it, shouldn't i?
Talking overnight
Still the same day, in the early dawn. Aku, tata, dan mba linda nggosip. So hot, dan tentu saja saking semangatnya jadi so loud. Sampe kami diingetin sama penunggu kos yang lain. Hoho.
All about her. Aku merasa seseorang yang hidup dengan kebohongan dan kebenaran yang mixed, pasti unhappy. Pathetic banget setelah tau what kind of life she had.
Jadi pelajaran berharga banget cerita2 pagi ini. Jujur, itu nomor 1. Dan talk less, itu nomor 2. Karena semakin banyak kita mengumbar kata2, entah benar atau bohong yang akan banyak keluar, yang jelas, mudharatnya pasti ada dan lebih besar. :)
Belajarlah menjaga ucapan, perilaku, dan hati. Lakukan hal yang benar, benar, benar, serta baik. Camkan itu ya anna, u can. Bismillaah





