Malam ini aku jaga igd. Tidak ada yang istimewa, hingga tengah malam bergulir ke pukul 00.30. Aku sendirian, teman2 pergi. Pulang. Dengan excuse masing2. Then, i saw them. Seorang wanita dan laki2nya. Wanita yang sangat jauh dari istilah good looking, even beautiful. Bahkan lemah tak berdaya. Wanita ini mengalami cachexia akibat kanker paru2. Kebayang lah how awful terminal illness patients look like. Batuk, sesak, pembesaran limfonodi di mana2, dan kulit menyelubungi tulang tanpa daging.
Tapi di sinilah dia, sang lelaki, menemani wanita ini. Terharu, eh? Cinta sejati diuji di sini, dan aku bisa melihat ketulusan tak terukur tertumpah untuk wanita ini. Tuhan tahu, aku meragukan kesetiaan laki2, karenanya Dia tunjukkan aku, keraguanku salah besar. Dua manusia ini adalah potret cinta yang kata orang2,"till death separates us" alias hingga maut memisahkan. Ya Allah, tersentuh banget ya. Semoga kedua orang ini menjadi suami istri abadi di akhirat kelak. Amiiin.
:)
No need for things other than love
Change
Ahaha.. berubah yuukkk.. deuh, sebenarnya malam ini rasanya galaaau abis. Bagaimana tidak, saya melihat kegembiraan membuncah dari orang2 yang tidak merisaukan eksistensi saya. Such unimportant feeling yah.
Story started from home till here, salatiga.. seperti apapun indahnya, berkilaunya, bagiku, yang paradise nya dunia tu ya rumah. Di sana ada bapak, ibu, adek, kakak, yang ga selalu happy tiap saat, tapi kami selalu ada untuk yang lain, menyayangi setiap anggota keluarga sebesar semua rasa yang bisa diberikan manusia kepada manusia lain, lebih malah.
Sampai di salatiga tiga jam setelah bertolak. Semangat tetap tinggi, untuk jualan di rs. Mau ngeluh, ngapain, toh beban juga segini2 aja, ga bakal berkurang. So i swallow it, and let it go. Setelah jualan 2 jam, aku mandi.. lalu menemukan inspirasi untuk novelku. I think every pieces of that novel come slowly, dan aku harus mulai menulis secepatnya. Aku tahu, jika aku tidak segera memulai, novelku tidak akan pernah berwujud. So, here i am. Trying to change everything.
Tak ada yang kuimpikan. Aku hanya ingin melakukan yang terbaik, dan benar.
:)
Back
Jemari ini tak tahan sudah. Rasanya ingin menulis. Bercerita kepada dunia. Menorehkan kata-kata, yang abadi. Dimulai dari senja hari selasa ini. Aku sibuk dengan linkedin, aplikasi baru untuk memperluas koneksi. Nah, tak sengaja kubuka akun salah seorang dosenku, pak Sri Atmaja. Iseng2 kubaca data diri beliau. Waaaww.. kutemukan satu inspirasi dari beliau. Salah, tak hanya satu. Jutaan malah. Adrenalinku langsung membubung tinggi, bersemangat kembali. Ya, aku ingin kembali. Menekuni jadwal harian padat namun bermanfaat. Mengulik buku2, lembaran ayat suci-Mu, olahraga, dan banting tulang, yang, kuakui memang melelahkan. Tapi aku rela.
Karena inilah perjuanganku. Entah mungkin dia yang sukses di sana berjuang dengan cara berbeda, atau dia di sini berjuang dengan langkah yang berlainan. Tetapi aku menentukan, inilah caraku berjuang. Membuat presensi rutinitas harian. Mengusahakan semua terpenuhi. Dan memang, aku sadar beberapa hari belakangan aku menumpulkan rasa bersalah yang sering menghantui. Dari butir2 janji harianku yang terkhianati, yang tak tertepati.
Aku akan berubah. Mulai dari detik ini.
Jadi, setelah ini, sudah tahu mau melakukan apa? Yap. Tentu saja. Teria kasih Allah, telah menyelipkan semangat melalui teladan yang Kau berkahi. :)
Keberuntungan vs ketidakberuntungan
Terkadang mempercayai bahwa seseorang terlahir dengan bakat keberuntungan tinggi adalah sesuatu yang sulit. Namun kali ini aku belajar bahwa keberuntungan, lebih tepatnya takdir dan campur tangan jemari-jemari tak terlihat, adalah sesuatu yang bisa terjadi. Aku belajar bahwa keberuntungan ada karena aku mengalami ketidakberuntungan.
Lima hari yang lalu, aku menulis form permohonan transkrip nilai. Dan tadi, lima hari setelahnya, transkripku tetap tidak ada. Padahal tiap hari kusempatkan untuk mengecek. Alangkah malangnya, justru di hari terakhir pendaftaran asisten dosen anatomi, transkripku tidak ada. Padahal transkrip orang lain yang mengajukan setelahku, ada. Padahal setiap hari aku mengeceknya namun besok-besok terus jawabannya.
Sedih sekali rasanya. Seolah-olah aku kalah bahkan sebelum bertanding. Seolah-olah ada sesuatu di luar kekuasaanku yang membatalkan usahaku.
Yah. Mungkin aku harus mengubah haluan dan tujuan. Mungkin aku harus introspeksi diri. Mungkin asisten dosen anatomi bukanlah takdirku. Maybe i was not born for it.
Dan ketika aku mencoba lagi, menanyakan kepada pihak pencetak transkrip, petugas rutinnya sudah pulang. Olala. .
Malangnya nasibku.
BLOK PSIKIATRI: ASYIKNYA BELAJAR PENYAKIT JIWA!
Bagi sebagian orang, penyakit jiwa adalah sesuatu yang lebih menakutkan dibanding diabetes atau jantung. Karena orang yang mengalami gangguan jiwa hingga derajat psikosis, akan dicemooh, dikucilkan, dihindari, bahkan dihukum mati.
Oleh karena itu, sebagai mahasiswa kedokteran, kamu harus benar-benar memahami ilmu kedokteran jiwa agar kelak sebagai dokter, kamu tidak memiliki stigma buruk mengenai pasien-pasienmu yang mengalami gangguan kejiwaan. Malah sebaliknya kamu harus menjadi orang yang paling tanggap untuk membantu mereka.
Ini dia buku-buku yang dapat kamu jadikan rujukan belajar:
1. Kaplan Buku Ajar Psikiatri
2. PPDGJ (Pedoman Penggolongan Diagnosis Gangguan Jiwa)
3. Buku Ajar Kedokteran Jiwa Maramis (mungkin judulnya kurang lebih seperti ini)
4. Oxford Handbook of Psychiatry
Asyiiiik ada dua link yang aku bagi kali ini. Belajarlah selagi masih muda. Karena percayalah, darah mudamu adalah modal yang paling berharga dibandingkan segalanya yang ada di dunia ini. :)
semangaat. Be a good and wise doctor!
BLOK KEDOKTERAN TROPIS: WHAT TO WAIT?! PREPARE FIRST!
Wahh. . Bagi saya saat ini, menginjakkan kaki di tahun terakhir terasa berbeda dibanding saat-saat sebelumnya. Terngiang-ngiang sabda ayah bunda untuk menjadi mahasiswa yang baik dan berprestasi, membuat saya merasa memikul beban yang lebih berat karena tak lebih dari satu tahun lagi masa itu akan usai.
Di sini, blok pertama untuk tahun keempat adalah kedokteran tropis. Saya menyiapkan bahan belajar dari berbagai sumber. Ini dia daftarnya.
1. IPD UI
2. IPD Harrison
3. Patofisiologi Sylvia
4. Kedokteran Tropis EMS jilid 2
5. Makalah Kedokteran Tropis Jilid 1-5
6. Oxford Handbook of Tropical Medicine
7. e-book tropical medicine gratis
Okee. 2 link di atas sangat berguna, dan buku-buku lain sudah tersedia di perpustakaan. Semoga bermanfaat!
WHAT YOU NEED AS A NEWCOMER IN MEDICAL FIELD #1
Sebagai mahasiswa kedokteran yang masih fresh lulus dari bangku SMA, tentu saja kamu belum mempunyai daftar buku-buku yang bagus untuk dimiliki namun optional sebenarnya. Saya sering menemukan banyak sekali mahasiswa baru yang masih terbawa euforia diterima sebagai mahasiswa kedokteran dan tanpa menggunakan analisis mendalam membeli semua buku-buku yang ditawarkan, padahal sangat mungkin buku-buku itu akhirnya hanya jadi penghias lemari kaca kamu di rumah/kos/kontrakan.
Yups. Saya akan berbagi daftar buku yang recommended untuk tahun pertama dan tahun-tahun selanjutnya, alias akan tetap dipakai hingga lulus. Ini dia,
Anatomi: Atlas Anatomi Manusia Sobotta
Fisiologi: Guyton/Sherwood/Ganong
Bates Physical Diagnostics
Ilmu Penyakit Dalam UI
Patofisiologi Sylvia/Robbins Patologi
Sebenarnya masih banyak lagi. Namun buku-buku di atas sudah menghabiskan hampir 4juta rupiah apabila kamu membeli yang asli. Bagi kamu yang pintar berbahasa Inggris, sebenarnya ada e-book gratis yang bisa kamu gunakan. Sekarang jaman teknologi, dan menurut saya, daripada 4juta itu habis untuk buku cetak, mungkin dana itu bisa kamu alihkan untuk membeli TAB dan membaca e-book saja.
Sekali dayung dua tiga pulau terlampaui lho sebenarnya. Kamu bisa tetap memperdalam ilmu bahasa Inggrismu, sekaligus mempelajari kedokteran. Karena nantinya untuk mencari beasiswa ke luar negeri atau dalam perkuliahan, akan ada tes TOEFL.
Beruntunglah kamu yang membiasakan diri membaca buku bahasa Inggris, tentunya kosakatamu tetap terjaga. Lagipula, ketika kamu harus menulis skripsi nantinya, kamu diharuskan untuk mencari jurnal-jurnal internasional untuk mendukung hipotesismu. Hal ini tentu tidak sulit apabila kamu telah memiliki kemampuan memahami teks berbahasa Inggris.
Anyway, buku-buku cetak sebenarnya tersedia melimpah di perpustakaanmu. Manfaatkanlah perpustakaan itu. Sayang kan uang masukmu yang berketip-ketip rupiah itu hanya kamu abaikan selama kuliah.
Ini dia link downloadnya. Happy downloading!
Grays Anatomy:
http://easy-downloader.com/download2.php?p=1021&file=gray_s_anatomy_40th_edition_e_book_pdf&r=1
Rohen's Photographic Anatomy Flash Cards (Bagus banget karena aseli dari gambar kadaver):
http://ryushare.com/54ac886ddb7a
Okee kali ini itu dulu yapps. Nanti saya sambung lagi untuk ebook-ebook menarik berikutnya.





